<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dydee's Blog</title>
	<atom:link href="http://dydee.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dydee.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Oct 2008 03:59:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dydee.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dydee's Blog</title>
		<link>http://dydee.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dydee.wordpress.com/osd.xml" title="Dydee&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dydee.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Wireline</title>
		<link>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/wireline/</link>
		<comments>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/wireline/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 03:59:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dydee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dydee.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Sistem telepon wireline atau yang dikenal juga dengan sebutan PSTN (Public Switch Telephone Network) atau yang di Indonesia sering juga disebut telepon kabel jelas berbeda dengan system telepon wireless atau yang disebut juga system seluler. Tapi, seperti apakah perbedaan kedua system ini? Apakah bedanya cuma karena yang satu pake kabel dan yang satu tidak? Mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=16&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dydee.files.wordpress.com/2008/10/ims-2.gif"><img src="http://dydee.files.wordpress.com/2008/10/ims-2.gif?w=420" alt="" title="ims-2"   class="alignleft size-full wp-image-17" /></a>Sistem telepon wireline atau yang dikenal juga dengan sebutan PSTN (Public Switch Telephone Network) atau yang di Indonesia sering juga disebut telepon kabel jelas berbeda dengan system telepon wireless atau yang disebut juga system seluler. Tapi, seperti apakah perbedaan kedua system ini? Apakah bedanya cuma karena yang satu pake kabel dan yang satu tidak? Mungkin uraian sederhana dibawah ini dapat sedikit memberi gambaran <span id="more-16"></span>tentang perbanding kedua system telepon ini.WirelineSystem<br />
Telepon wireline berkembang jauh sebelum orang mengenal system telepon wireless, yaitu pada sekitar tahun 1870-an. System ini disebut wireline karena kabel digunakan sebagai media tranmisi yang menghubungkan pesawat telepon pelanggan dengan perangkat di jarinagan telepon milik operator. Gambar di bawah ini menunjukan arsitektur jaringan telepon wireline secara umum.</p>
<p>Telepon pelanggan di rumah-rumah dihubungkan dengan sentral telepon (switching unit) dengan menggunakan media kabel. Secara umum komponen jaringan yang digunakan dalam sebuah jaringan telepon wireline adalah :<br />
Sentral Telepon (switching unit) : adalah perangkat yang berfungsi untuk melakukan proses pembangunan hubungan antar pelanggan. Sentral telepon juga melakukan tugas pencatatan data billing pelanggan.</p>
<p>MDF (Main Distribution Frame) : adalah sebuah tempat terminasi kabel yang menghubungkan kabel saluran pelanggan dari sentral telepon dan jaringan kabel yang menuju ke terminal pelanggan. Bila sebuah sentral telepon memiliki 1000 pelanggan, maka pada MDF-nya akan terdapat 1000 pasang kabel tembaga yang terpasang pada slot MDF-nya, dimana setiap pasang kabel tembaga ini akan mewakili satu nomor pelanggan. Dan 1000 pasang kabel yeng terpasang di slot MDF ini akan di-cross coneect dengan 1000 pasang kable lain yang berasal dari saluran pelanggan yang menuju ke pesawat terminal pelanggan. Jadi bila seorang pelanggan ingin agar nomor teleponnya diganti dengan nomor lain, maka proses perubahan nomor ini dapat dengan mudah dilakukan dengan merubah koneksi saluran pelanggan di MDF-nya. MDF bisanya diletakan pada satu gedung yang sama dengan sentral teleponnya (berdekatand engansentral telepon).</p>
<p>RK (Rumah Kabel) : juga merupakan sebuah perangkat cross connect saluran pelanggan, hanya saja ukurannya lebih kecil. Jadi dari MDF, kable saluran pelanggan akan dibagi-bagi dalam kelompok yang lebih kecil dan masing-masing kelompok kabel akan didistrubikan ke beberapa RK. Dan dari RK, kable saluran pelanggan ini akan dibagi-bagi lagi ke dalam jumlah yang lebih kecil dan terhubung ke beberapa IDF. Bentuk phisik RK adalah sebuah kotak (biasanya berwarna putih) dan banyak kita temui dipinggir-pinggir jalan.</p>
<p>IDF (Intermediate Distribution Frame) : juga merupakan sebuah perangkat cross connect kabel saluran pelanggan, dengan ukuran yang lebih kecil dari MDF dan RK. Secara phisik, IDF berbentuk kotak-kotak (biasanya warna hitam) yang terpasang pada tiang-tiang telepon.<br />
TB (Terminal Box) : juga merupakan cross connect kabel saluran pelanggan yang menghubungkan antara kabel saluran pelanggan di dalam rumah dengan yang diluar rumah. Secara phisik, TB berbentuk kotak yang terpasang di rumah-rumah pelanggan.<br />
Pesawat telepon pelanggan : perangkat yang berfungsi sebagai transceiver (pengirim dan penerima) sinyal suara. Pesawat pelanggan juga dilengkapi dengan bell dan keypad DTMF yang berfungsi untuk mendial nomor pelanggan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dydee.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dydee.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=16&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/wireline/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1b8df2b688eef95d4b5d791dfbf90c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dydee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dydee.files.wordpress.com/2008/10/ims-2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ims-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>wireless</title>
		<link>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/wireless/</link>
		<comments>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/wireless/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 03:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dydee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dydee.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Wireless LAN merupakan jaringan LAN tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Perkembangan wireless sebenarnya telah dimulai sejak lama dan telah dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuan dengan penemuan radio dan kemudian dilanjutkan dengan penemuan radar. Kemudian dengan perkembangan kebutuhan informasi bagi manusia, maka penggunaan wireless semakin banyak dan tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=12&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dydee.files.wordpress.com/2008/10/wireles_net.gif"><img src="http://dydee.files.wordpress.com/2008/10/wireles_net.gif?w=420" alt="" title="wireles_net"   class="alignleft size-full wp-image-13" /></a>Wireless LAN merupakan jaringan LAN tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Perkembangan wireless sebenarnya telah dimulai sejak lama dan telah dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuan dengan penemuan radio dan kemudian dilanjutkan dengan penemuan radar. Kemudian dengan perkembangan kebutuhan informasi bagi manusia, maka penggunaan wireless semakin banyak dan tidak hanya untuk penggunaan radio dan radar saja. Beberapa model peralatan yang menggunakan wireless diantarannya adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. Telepon selular dan radio panggil (pager)</p>
<p>Layanan yang disediakan untuk aplikasi bergerak dan <span id="more-12"></span>mudah dibawa, baik untuk perorangan maupun bisnis.</p>
<p>2. GPRS untuk navigasi</p>
<p>Digunakan untuk memudahkan pengguna lalu lintas, seperti mobil, pesawat kapal laut dan lainnya</p>
<p>3. Alat-alat komputer tanpa kabel seperti mouse dan keyboard</p>
<p>Mouse dan keyboard terkadang mengalami kendala berupa sulitnya pemasangan konektornya pada CPU, terkadang mengalami juga kerusakan pada konektornya. Mouse dan Keyboard dengan teknologi wireless memungkinkan mengatasi kendala tersebut, bahkan pengguna akan lebih leluasa dalam bergerak.</p>
<p>4. Telepon Cordless</p>
<p>Teknologi wireless juga dipakai oleh perusahaan telekomunikasi yaitu berupa Telepon Cordless, sehingga penggunaanya dapat dibawa kemana-mana.</p>
<p>5. Remote Control</p>
<p>Berupa alat tanpa kabel yang digunakan untuk mengendalikan peralatan dari jarak jauh, penggunaannya seperti pada televisi, pager dan lainnya.</p>
<p>6. Satelit televisi</p>
<p>Memberikan layanan siaran sehingga penonton dapat memilih saluran yang berbeda.</p>
<p>7. Wireless LAN</p>
<p>Wireless LAN adalah teknologi LAN dengan udara sebagai media transmisinya sehingga memberikan layanan fleksibellitas dan relibilitas untuk para pengguna komputer dalam bisnis maupun non bisnis.</p>
<p>Teknologi wireless menurut para data yang ada saat ini akan mengalami kemajuan dan pengembangan yang cepat beberapa tahun yang akan datang. Kemajuan itu akan terjadi dibeberapa bidang termasuk dalam komunikasi data. Untuk memperjelas mengenai perkembangan wireless LAN, Onno W.Purbo menjelaskan bahwa Teknologi WLAN 2.4GHz, 5.8GHz, 5GHz berkembang pesat sekali terutama karena pembebasan ijin frekuensi di band ISM ( industrial, scientific, medical ) maupun band UNII (Unlicensed National Information Infrastructure) oleh pemerintah Amerika Serikat. Standar komunikasi data yang digunakan umumnya adalah keluarga IEEE 802.11, dimana IEEE 802.11b mempunyai kecepatan maksimum 11Mbps, sedang IEEE 802.11a dan IEEE 802.11g mempunyai kecepatan maksimum 54Mbps.</p>
<p>Untuk komunikasi data pada wireless membutuhkan beberapa komponen arsitektur yang dapat diterjemahkan oleh interface protocol. IEEE sebagai lembaga regulasi internasional telah menetapkan protokol untuk wireless yang terdiri atas arsitektur fisik dan aritektur logic dari wireless ini.</p>
<p>Arsitektur Fisik Jaringan Wireless LAN</p>
<p>Komponen fisik dari jaringan wireless diimplementasikan sebagai Physical Data link dan Network Layer Function, komponen ini diimplementasikan sebagai fungsi yang dibutuhkan jaringan, baik lokal, metropolitan maupun area yang lebih luas.</p>
<p>Arsitektur Logic Jaringan Wireless LAN<br />
Agar jaringan intranet dapat berjalan sesuai fungsinya maka harus ada aturan standar yang mengaturnya, karena itu diperlukan suatu protokol intranet yang mengaturnya. Protokol tersebut adalah protokol yang telah dikenal dengan TCP/IP. TCP/IP berperan sebagai pengatur yang bertugas menjaga kestabilan, keefektifan suatu komunikasi. Dengan demikian maka aplikasi-aplikasi yang berjalan dapat saling mengerti. Organisasi standar yang mengatur tentang TCP/IP adalah Organization Standard International (OSI).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dydee.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dydee.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=12&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/wireless/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1b8df2b688eef95d4b5d791dfbf90c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dydee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dydee.files.wordpress.com/2008/10/wireles_net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">wireles_net</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Internet</title>
		<link>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/sejarah-internet/</link>
		<comments>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/sejarah-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 03:53:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dydee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dydee.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=9&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).<br />
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah <span id="more-9"></span>untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.<br />
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.<br />
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.<br />
Latar Belakang<br />
Cross-layer merupakan hal yang relatif tua bagi dunia penelitian dan industri, sebagai tandanya adalah cross-layer banyak dijumpai di dunia telecommunication engineering yang menjadi luar biasa perkembangannya dengan teknologi wireless. Demikain juga data networks yang menjadi luar biasa perkembangannya dengan standard Internet. Namun, cross-layer masih sangat muda di dunia pendidikan, bahkan masih sangat jarang atau bahkan mungkin belum pernah ada suatu mata kuliah di Indonesia yang khusus membahasnya.<br />
Cross-layer issues ini muncul karena perlunya pertimbangan beberapa layer (misalnya layer 7 OSI) untuk disolusikan. Misalnya ketika pekerjaan network coding pada suatu Ad Hoc Wireless yang ternyata perlu mempertimbangkan physical layer (termasuk juga data link layer) yang ada, mengingat keterbatasan physical layer, seperti keterbatasan power, transfer rate, yang juga akan mempengaruhi performansi pada network layer. Sehingga diharapkan optimalisasi pada physical layer dapat memberikan optimalisasi pada network layer.<br />
Perkembangan ad hoc network dan sensor network di bidang wireless ini telah mengakibatkan berbagai bentuk wireless communications yang beragam, yang mendorong semakin perlunya pembahasan cross-layer. Berbagai bentuk wireless communications dapat digambarkan sebagai berikut.<br />
Gambar 1. Berbagai bentuk wireless communications [Fitzek, 2007]<br />
Dari sisi computer engineering, cross-layer menjadi sangat menarik karena computer engineer pada akhirnya dapat memandang physical layer bukan sekedar media transmit &amp; receive saja, tetapi ternyata harus `disentuh` untuk dapat memberikan optimalisasi pada layer-layer di atasnya. Sementara dari sisi telecommunication engineering cross-layer menjadi sangat menarik karena telecommunication engineer pada akhirnya dapat memandang optimalisasi physical layer dan network layer terjadi saling terkait satu sama lain sehingga optimalisasi dapat diciptakan melalui pertimbangan layer-layer tersebut.<br />
Prof. Anthony Ephremides seorang IEEE Distinguished Lecturer dari University of Maryland pernah memberikan perkuliahan di Jakarta pada akhir bulan Desember 2007 mengenai Cross Layering issues in Wireless Network. Prof. Ephremides menekankan bahwa cross-layer sama sekali bukan ditujukan untuk mengeliminasi suatu layer, namun untuk mempertimbangkan eksistensi dan optimalisasi antar layer ketika diperlukan pekerjaan peformansi di satu layer. Analogi cross-layer adalah seperti memancing ikan, di mana ada beberapa hal penting di situ, yaitu;<br />
• Must capture interactions, yang memiliki analogi dengan uncovering the “hooks”<br />
• Must exploit them, yang memiliki analogi dengan catching the “fish”<br />
• Must illuminate the “Dark Side” of networking, untuk menghindari avoiding Kumar`s legendary spaghetti, dimana masalah menjadi sangat rumit dan tidak bisa terpecahkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dydee.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dydee.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=9&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/sejarah-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1b8df2b688eef95d4b5d791dfbf90c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dydee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ISP (Internet Service Provider)</title>
		<link>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/isp-internet-service-provider/</link>
		<comments>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/isp-internet-service-provider/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 03:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dydee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dydee.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom. Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=6&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengertian<br />
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.<br />
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyak tumbuh.</p>
<p>Karena teknologi ini “paling murah”. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya ijin dan lain-lain.<br />
Lalu gimana sebenarnya <span id="more-6"></span>kerja internet dengan adanya ISP ini?<br />
ISP terkoneksi satu sama lain dalam Internet Exchange, interkoneksi. Sebagian besar ISP memerlukan upstream. ISP yang tidak memiliki upstream disebut Tier1, tier1 hanya memiliki pelanggan dan interkoneksi.</p>
<p>2. Prosedur berlangganan :<br />
Pelanggan yang berlangganan dengan sebuah ISP harus mengikuti aturan-aturan berlangganan yang ditetapkan oleh ISP tersebut. Biasanya masing-masing ISP memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri namun pada umumnya ISP-ISP tersebut melarang pelanggan untuk menggunakan koneksi internet untuk keperluan-keperluan yang negative dan melanggar hukum.<br />
Kita mungkin sudah kenal dengan Telkomnet instant, produk layanan internet ini adalah salah satu produk internet yang sudah cukup lama hadir di masyarakat. Pemakai sangat gampang dalam melakukan koneksi ke internet, cukup sediakan sebuah modem yang terhubung ke PC dan line telepon, pelanggan langsung bisa melakukan koneksi dengan mudah, cukup dial nomer tertentu masukkan username dan password, beres�.<br />
Tipe layanan dari ISP biasanya dapat kita kategorikan menjadi 2 bagian yaitu :</p>
<p>1. Dial on demand Internet<br />
Dial on demand ini adalah layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelanggan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya mereka terkoneksi ke internet.<br />
Contoh layanan internet dial on demand adalah : Telkomnet instant dari Telkom, layanan-layanan dial up dari ISP yang lain, juga beberapa layanan dari ISP wireless local.</p>
<p>2. Dedicated Internet<br />
Pelanggan yang menggunakan dedicated internet akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini juga biasanya dilakukan per bulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau tidak.<br />
Sistem dedicated ini biasanya mahal, dan biasanya untuk menekan biaya langganan, ISP memberikan beberapa metode untuk menekan harga misalnya dengan membatasi jumlah data yang boleh didownload dan diupload oleh pelanggan selama 1 bulan. Jumlah batasan data ini biasanya disebut dengan quota.<br />
Contoh layanan internet dedicated internet adalah layanan-layanan dari Channel 11, ERA AKSES, Speedy dari Telkom dan layanan-layanan dari ISP wireless local.</p>
<p>3. Media koneksi<br />
Seperti yang sudah kita bahas minggu lalu bahwa untuk bisa melakukan koneksi ke suatu jaringan maka kita perlu suatu media perantara. Media koneksi yang paling umum digunakan oleh ISP adalah menggunakan :</p>
<p>1. Wire Kabel.<br />
Kabel telepon, kabel coaxial, kabel fiber optic, kabel listrik, kabel UTP, pokoknya kabel.</p>
<p>2. Wireless<br />
Ngga pake banyak kabel. Kabel tetap digunakan namun sebagian besar jalur koneksi menggunakan frekuensi. Biasanya menggunakan frekuensi yang dibebaskan penggunaannya di suatu Negara. Di Indonesia frekuensi yang bebas digunakan adalah frekuensi 2,4Ghz. Jadi dari pelanggan akan menggunakan radio wireless dengan frekuensi 2,4Ghz untuk berhubungan dengan ISP mereka.</p>
<p>4. Alat yang dibutuhkan pelanggan<br />
Modem<br />
Perangkat wireless dan router</p>
<p>5. Biaya bulanan<br />
Tergantung dari kecepatan/bandwidth</p>
<p>6. Isi dari ISP<br />
Apa sih isi dari ISP itu?</p>
<p>ISP itu isinya adalah orang dan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk memberikan service koneksi internet kepada pelanggan-pelanggannya Peralatan-peralatan tersebut biasanya berupa server, router, peralatan-peralatan untuk koneksi ke pelanggan-pelanggannya dan peralatan-peralatan interkoneksi mereka ke upstream. Biasanya ISP bekerja sama dengan operator jaringan dalam menjalankan usahanya. Jadi ada juga ISP yang tidak memiliki peralatan jaringan. Mereka hanya punya SDM untuk penjualan, customer support dan billing atau penagihan. Sisanya, mulai bandwidth, system jaringan, diserahkan kepada operator jaringan. Misalnya saya adalah sebuah ISP bekerja sama dengan pemilik jaringan telepon untuk membuat system koneksi internet dial up. Saya juga membeli bandwidth dari pemilik jaringan telepon tersebut dan saya terima beres semuanya. Setelah itu saya tinggal menjual produk internet dial up tersebut, menyediakan system customer support dan menangani pembayaran.</p>
<p>7. FAQ tentang Pemilihan ISP</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan yang sering saya jumpai :<br />
1. Mengapa ISP tidak bisa membersihkan virus?<br />
Yang bisa membersihkan virus adalah sebuah program antivirus. Antivirus hanya bisa mengidentifikasikan atau menebak sebuah file/data/program itu adalah virus, jika file/data/program itu sudah utuh.<br />
Sedangkan file/data/program yang diterima dan dilewatkan oleh ISP itu adalah dalam bentuk pecahan.<br />
2. ISP yang bagus :<br />
Kriteria apa sih yang bisa dipakai acuan oleh calon pengguna internet ?<br />
a. Pelanggannya banyak<br />
Sebuah ISP dengan ratusan pelanggan, mestinya secara kualitas lebih baik dibanding ISP yang masih memiliki puluhan pelanggan. Sebab ngga mungkin donk ratusan orang salah pilih. Dan kesempatan calon pelanggan untuk bertanya kepada pengguna ISP tersebut juga semakin gampang. Malah bisa jadi teman anda sudah menggunakannya. Kan lebih enak kalau kata ISP tersebut bagus atau tidak keluar dari teman yang bisa kita percaya.<br />
Jadi pertanyaan calon pengguna internet kepada bagian marketing atau sales dari sebuah ISP adalah : Berapa jumlah pelanggan Anda?</p>
<p>b. Service.<br />
ISP dan jaringan computer yang saling berkaitan pada dasarnya dibangun pada sebuah system yang tidak reliable. Masalah pada koneksi internet itu sangat lumrah terjadi. Bencana alam, kesalahan manusia, umur peralatan, kesalahan manusia saat mengoperasikan peralatan, listrik dsb bisa menyebabkan koneksi internet pelanggan mati. Jadi pastikan saat anda mengalami masalah dengan internet anda mempunyai tempat untuk berkonsultasi. Setidaknya anda tahu nanti masalah terjadi dimana dan kira-kira kita harus bagaimana sekarang untuk bisa mendapatkan koneksi internet lagi.<br />
Ini penting bagi anda-anda yang awam dengan internet dan orang-orang yang menggunakan internet 24 jam sehari.<br />
Kemudian jaminan-jaminan apa yang akan anda dapatkan jika menggunakan layanan sebuah ISP?<br />
Sebab harga insvestasi awal untuk melakukan koneksi ke internet masih cukup mahal ya. Apakah ada jaminan terhadap investasi anda tersebut, kemudian jaminannya dalam bentuk apa?<br />
Apakah ada kontrak khusus dengan anda, dan bagaimana sistemnya?</p>
<p>c. Mempunyai system redundancy.<br />
System redundancy itu apa sih?<br />
Bahasa awamnya adalah system koneksi cadangan. Dimana koneksi ini akan berfungsi jika koneksi utama mereka mati. Sangat penting, seperti kondisi saat kabel FO dunia di Taiwan putus, kalau ISPnya tidak memiliki koneksi cadangan yang bagus, maka dipastikan selama 3 minggu koneksi anda tidak akan bisa digunakan.</p>
<p>d. Harga<br />
Iya, harga sebenarnya adalah factor utama. Tapi sebenarnya pemilihan koneksi internet bagusnya dilihat dari perbandiangan antara harga dengan bandwidth dan kebutuhan anda. Sebab sekarang harga bandwidth internet di Denpasar sudah cukup standar dimana umumnya internet paling murah itu rata-rata dimulai dari 300ribu rupiah, walaupun ada saya dengar bisa 100-200ribu rupiah tapi saya belum pernah ketemu langsung dengan orang yang menggunakannnya.<br />
Harga sebanding dengan bandwidth atau kecepatan internet. Semakin murah, semakin kecil kecepatannya. Kita tidak perlu berargumen banyak dalam hal ini sebab, fakta secara teknis memang begitu. Kalau dari sisi marketing, beda cerita lah</p>
<p>3. Memilih paket bandwidth yang bagus :<br />
Seusaikan dengan kebutuhan dan kekuatan keuangan anda. Trend saat ini adalah para ISP-ISP di Denpasar hampir semua mengeluarkan paket dikisaran harga Rp 350.000 per bulan. Jadi kita harus ulas beberapa hal yang agak teknis seperti :</p>
<p>a. Rasio bandwidth.<br />
Rasio bandwidth itu pengertian secara kasarnya adalah perbandingan antara bandwidth yang memang benar-benar diterima oleh pengguna internet dengan bandwidth yang dijanjikan atau dikatakan atau disebutkan oleh ISP.<br />
Contohnya:<br />
• Paket 128kbps 1:1 artinya, pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar 128×1/1 = 128kbps. Jadi yang besar bandwidth yang disebutkan dalam paket, besarnya sama dengan yang didapatkan pengguna/ pelanggan.<br />
• Paket 128kbps 1:2 artinya, bandwidth 128kbps ini dibagi ke 2 orang pelanggan, sehingga satu orang pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar ½ dari yang disebutkan yaitu 128×1/2 = 64kbps. Jadi yang besar bandwidth yang didapatkan pengguna/ pelanggan adalah rata-ratanya 64kbps, namun kadang-kadang bisa 128kbps, jika pelanggan yang diajak berbagi internet tidak menggunakan koneksi internetnya sama sekali.<br />
• Paket 128kbps 1:4 artinya bandwidth 128kbps ini dibagi ke 4 orang pelanggan, sehingga satu orang pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar 1/4 dari yang disebutkan yaitu 128×1/4 = 32kbps. Jadi yang besar bandwidth yang didapatkan pengguna/ pelanggan adalah rata-ratanya 32kbps, namun kadang-kadang bisa 128kbps, jika pelanggan yang diajak berbagi internet tidak menggunakan koneksi internetnya sama sekali.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dydee.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dydee.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=6&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/isp-internet-service-provider/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1b8df2b688eef95d4b5d791dfbf90c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dydee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DNS (Domain Name Server)</title>
		<link>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/dns-domain-name-server/</link>
		<comments>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/dns-domain-name-server/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 03:49:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dydee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dydee.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[1.1. Sejarah DNS Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=3&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.1. Sejarah DNS<br />
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi<br />
dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi<br />
harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada<br />
penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan<br />
&lt;<br />
makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana<br />
DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan<br />
performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang <span id="more-3"></span>menerjemahkan sebuah<br />
domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama<br />
domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di<br />
analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk<br />
menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer<br />
mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan<br />
ke IP address.</p>
<p>1.2. Domain Name System (DNS)<br />
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama<br />
komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control<br />
Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web<br />
browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.<br />
Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet<br />
dimana DNS memiliki keunggulan seperti:<br />
1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address<br />
sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).<br />
2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.<br />
3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di<br />
Intranet.</p>
<p>1.3. Apa itu DNS?<br />
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet<br />
memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client<br />
yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name.<br />
Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut<br />
berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan<br />
komputer lainnya.</p>
<p>1.4. Struktur DNS<br />
Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi<br />
menjadi beberapa bagian diantaranya:<br />
Root-Level Domains<br />
Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan<br />
level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan<br />
periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).<br />
Top-Level Domains<br />
Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:<br />
- com Organisasi Komersial<br />
- edu Institusi pendidikan atau universitas<br />
- org Organisasi non-profit<br />
- net Networks (backbone Internet)<br />
- gov Organisasi pemerintah non militer<br />
- mil Organisasi pemerintah militer<br />
- num No telpon<br />
- arpa Reverse DNS<br />
- xx dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)<br />
Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.</p>
<p>Second-Level Domains<br />
Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh:<br />
Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain<br />
training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti<br />
client1.training.bujangan.com.</p>
<p>Host Names<br />
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name<br />
(FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1<br />
adalah host name dan detik.com adalah domain name.</p>
<p>1.5. Bagaimana DNS itu bekerja?<br />
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut<br />
dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan<br />
permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local<br />
database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata<br />
permintaan dari client tidak ditemukan.</p>
<p>Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara<br />
memetakan nama komputer (host) ke IP address.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dydee.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dydee.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dydee.wordpress.com&amp;blog=5214335&amp;post=3&amp;subd=dydee&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dydee.wordpress.com/2008/10/18/dns-domain-name-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1b8df2b688eef95d4b5d791dfbf90c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dydee</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
